Senior

Inilah Rahasia untuk Mengendalikan Seberapa Cepat Anda Menua

bbf4902863dcc21417a6cb9edde0acbb

Ini disebut Efek Telomere – dan ilmuwan Aussie memenangkan Hadiah Nobel karena menemukannya.

Ketika seseorang yang baru menginjak usia 30 tahun, jika Anda sedang mengalaminya, sepertinya tubuh Anda tiba-tiba mulai menua, atau paling tidak Anda mulai menemukan daftar harian seperti – rambut yang beruban, pigmentasi, mulai lelah sekitar pukul 09 – 10 setiap malamnya. Kapan akan berhenti?

Tetapi beberapa dokter pintar telah menemukan bahwa Anda sebenarnya memiliki kontrol lebih besar terhadap penuaan Anda sendiri daripada yang Anda bayangkan. Ini disebut efek telomere – dan ini tentang menjaga kesehatan lebih lama.

Ahli biologi molekuler Australia-Amerika Elizabeth Blackburn berbagi Hadiah Nobel untuk penelitiannya tentang telomere – struktur di ujung kromosom yang memainkan peran penting dalam penuaan sel-sel (tetap bersama kami di sini, kami akan menjelaskannya) dan bersama dengan psikolog Elissa Epel, dia menerbitkan temuannya dalam sebuah buku baru Efek Telomere: Pendekatan Revolusioner untuk Hidup Lebih Muda, Lebih Sehat, Lebih Lama. Ya, ladies – tapi apa sih telomere?

Akan membantu Anda untuk memahami jika Anda memikirkan kromosom Anda – yang membawa materi genetik Anda – seperti tali sepatu. Telomere, yang kemudian adalah ujung pelindung kecil di bagian akhir kromosom yang menghentikannya dari penguraian. Karena analogi ini sangat menyenangkan, mari kita lanjutkan – terurai = penuaan. Dan pemicunya biasanya – olahraga, tidur, stres dan diet – mempengaruhi seberapa cepat waktunya penuaan berangsur muncul. Wajar mengapa J-Lo yang berusia 47 tahun terlihat berusia 30 tahun, dan Lindsay Lohan yang berusia 30 tahun terlihat berusia 47 tahun.




Berikut adalah gambaran empat cara mudah untuk meretas DNA Anda dan memperlambat penuaan, karena memang baiknya seperti itu. Perubahan kecil, hasil yang besar, atau mungkin hanya peningkatan hidup yang bersih yang Anda butuhkan.

Berolahraga dengan intensitas sedang

Kabar baiknya adalah Anda tidak harus menghabiskan hidup Anda di atas sepeda statis atau berlari maraton sebulan. Orang yang berolahraga dengan intensitas sedang – mereka yang berolahraga sekitar tiga kali seminggu selama 45 menit – memiliki telomere cukup banyak sepanjang telomere pelari maraton. Satu studi yang dikutip dalam buku ini menunjukkan semakin banyak jenis latihan yang dilakukan orang, semakin panjang telomere mereka.

Berdamai dengan stress

Depresi, cemas, trauma? Terlalu banyak berpikir adalah contoh jelas bahwa stress dapat memperpendek telomere. Penulis merekomendasikan untuk mengatasi masalah Anda atau mengatasi stress kronis melalui terapi, pengobatan, olahraga, atau apapun kesulitan Anda. Plus, memiliki hubungan baik juga dapat membantu. Pada akhir pekan, berjalan-jalan dan bercakaplah dengan teman atau pasangan Anda.

Jaga pola makan yang bersih

Anda tahu lingkar pinggang Anda sudah sesuai, tapi sekarang saat Anda tidak dapat mengalihkan pandangan dari sebuah donat, pikirkan tentang telomere tua Anda yang malang. Makanan yang mengandung antioksidan tinggi (berry, kale, beberapa jenis kacang), omega-3 (makanan laut, biji chia, kedelai, bayam) dan serat (sayuran, sayuran dan sayuran lagi), semuanya terbukti menumbuhkan telomere secara signifikan. Kami ulangi: makanan yang bebas bahan tambahan itu baik, roti tawar yang sangat halus dan sejenisnya itu buruk.

Tidur selama tujuh jam

Kurang tidur lebih dari sekedar membuat Anda temperamental, hal itu memicu kerusakan pada DNA Anda. Jadi, alih-alih begadang sampai larut malam menonton Netflix dengan lembaran masker hydrating di wajah Anda, lakukan sedikit cara kuno dan gunakan waktu tujuh jam untuk menutup mata. Sepertinya masuk akal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Paling Populer

Get Health & Fitness Tips to Your Inbox:

Follow us yah !

Copyright © 2016 All Rights and Contents Reserved by FatFit.net

To Top